Dharmasraya

DLH Dharmasraya kerahkan petugas kebersihan selama MTQ

Pulau Punjung (utamapost) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) mengerahkan sejumlah petugas kebersihan untuk penanganan sampah selama pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang digelar 17 sampai 19 November 2022.

Kepala DLH Dharmasraya, Budi Waluyo, di Pulau Punjung, Jumat, mengatakan, langkah tersebut adalah upaya dalam menyukseskan MTQ Nasional ke-XI tingkat Kabupaten Dharmasraya, di berlangsung di Kecamatan Padang Laweh.

“Karena jumlah personel kita terbatas, untuk penanganan sampah di lokasi MTQ kita mulai dari siang seteleh petugas melakukan penanganan sampah rutin setiap pagi,” katanya.

DLH menilai volume sampah akan meningkat selama gelaran MTQ yang dipusatkan di Nagari Sopan Jaya, Kecamatan Padang Laweh, kata dia pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengatasi persoalan sampah di pusat lokasi.

Untuk mendukung hal tersebut, pihaknya menyiagakan satu unit kendaraan angkutan sampah, tujuannya agar sampah bisa terangkut segera dan tidak menimbulkan aroma menyengat yang dapat mengganggu kenyamanan peserta.

Selain itu, lanjut dia pihaknya dari awal sudah menyediakan tempat-tempat sampah agar pemilihan sampah dapat dilakukan dari awal, sehingga akan memudahkan petugas untuk mengangkut ke tempat penampungan sementara atau kontainer yang tersedia.

“Kita juga bekerjasama dengan pihak pemerintah nagari agar bagaimana penanganan sampah dapat teratasi dengan baik, masyarakat juga kami ajak agar membuang di tempat yang sudah disediakan,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Kominfo Dharmasraya, Rovanly Abdams mengatakan MTQ telah dibuka secara resmi oleh Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan pada Kamis (17/11). Pelaksanaan MTQ akan berlangsung dari 17 sampai 19 November 2022.

Pemkab Dharmasraya berharap pelaksanaan MTQ dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan umat islam, serta menjadikan alqur’an sebagai bacaan sekaligus petunjuk jalan dan pedoman hidup, kata dia.

Kemudian, kata dia momentum MTQ dapat dijadikan sebagai tonggak dalam rangka membina qori dan qori’ah, hafizh dan hafizhah untuk lebih berkualitas dan mampu bersaing pada MTQ baik tingkat provinsi maupun nasional.

“Kepada pengurus LPTQ juga saya minta untuk segera menyusun program strategis dan terencana dalam pembinaan qori dan qori’ah ke depan,” tambah dia.(ed/hms)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top