Pariwara

Miliki Bentang Alam Mempesona, Pemko Solok Kembangkan Puncak Garunun Payo jadi Wisata Unggulan

Solok, (Utamapost) – Karena memiliki bentang alam mempesona dan udara yang bersahabat, Kawasan Puncak Garunun Payo berpotensi tinggi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan daerah dan juga berpotensi tinggi untuk pengembangan olahraga dirgantara.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Solok Heppy Darmawan, SS, M. Si mengungkapkan bahwa, “Pemerintah Kota Solok terus melakukan pengembangan destinasi wisata unggulan daerah. Salah satunya adalah Puncak Bidadari atau yang dikenal dengan Puncak Garunun Payo yang terletak di Kelurahan Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok.”

Lanjutnya, destinasi dengan ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini memiliki luas kawasan kurang lebih 1.000 meter persegi. Dari puncak ini, wisatawan dapat menikmati lanskap kota Solok yang mempesona, hamparan sawah, jajaran pegunungan hijau hingga Danau Singkarak.

Pemandangan matahari terbenam yang memukau atau pemandangan hijau yang luas membuat pengalaman ini semakin tak terlupakan. Bagi pecinta fotografi, ini adalah kesempatan emas untuk menangkap keindahan alam dari sudut pandang yang unik.

Puncak Garunun Payo merupakan salah satu destinasi wisata minat khusus aerosport andalan Kota Solok. Kawasan ini telah ditetapkan sebagai lokasi take off olahraga paralayang yang potensial, bahkan telah ditinjau langsung oleh Federasi Aero Sport Indonesia (FASI).

Saat ini, Pemerintah Kota Solok melakukan pengembangan kawasan melalui Dana Transfer Ke Daerah (TKD). Fokus pengembangan meliputi Pembangunan dinding penahan tebing dan penataan area take off paralayang sebagai upaya pencegahan dan mitigasi tanah turun / longsor di area take off dan Pembangunan sarana penunjang kenyamanan pengunjung, seperti mushalla dan coffee shop.

Pengembangan ini bukan hanya untuk infrastruktur fisik semata, tetapi untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengunjung. Dengan fasilitas yang memadai, kita harapkan angka kunjungan wisatawan akan meningkat. Peningkatan infrastruktur di Puncak Garunun Payo diharapkan memberikan dampak berganda (multiplier effect) bagi perekonomian masyarakat.

Khususnya bagi masyarakat sekitar dan pelaku UMKM lokal yang berada di sekitar lokasi wisata, dengan terbukanya peluang usaha kuliner, souvenir, jasa pemandu, dan layanan wisata lainnya. “Dengan penataan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, Puncak Bidadari / Puncak Garunun Payo ditargetkan menjadi ikon baru wisata aerosport dan wisata alam di Sumatera Barat,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM mengungkapkan bahwa, “Puncak Garunun Payo menjadi destinasi wisata  yang sekaligus juga akan menjadi lokasi pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi, khususnya Aero Sport, yaitu paralayang, gantole, dan terbang layang.”

Puncak Garunun Payo merupakan lokasi lepas landas (take off) olahraga paralayang yang akan menjadi salah satu venue cabang olahraga aerosport pada Porprov XVI Sumbar. Ajang olahraga tingkat provinsi tersebut dijadwalkan berlangsung 2–14 Oktober 2026, dengan Kota Solok menjadi salah satu daerah tuan rumah sekaligus acara pembukaan.

Untuk pengembangan Puncak Garunun Payo menjadi salah satu langkah awal Pemerintah Kota Solok untuk menjadikannya sebagai destinasi wisata andalan daerah. Kawasan tersebut memiliki potensi alam yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi magnet wisata Kota Solok. Puncak Garunun memiliki keindahan alam yang memukau dan letak yang strategis. Kami berobsesi menjadikannya sebagai destinasi unggulan Kota Solok.

“Mari bersama-sama kita datang ke Puncak Garunun Bidadari Payo, Kota Solok. Bagi yang penasaran, tetapi belum punya pengalaman terjun payung bisa didampingi. Kita perkenalkan destinasi wisata kita ke Sumatra Barat dan Indonesia secara umum. Jadikan tempat ini sebagai tujuan healing yang menyenangkan sekaligus menenangkan bagi pengunjung di masa yang akan datang,” ajak Wako. (Milfiana.CP)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top