PADANG, (Utamapost) – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Muhidi, M.M., menyerahkan bantuan benih dan pakan ikan kerapu kepada kelompok pembudidaya ikan di Teluk Buo, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Minggu (13/9/2026).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong produktivitas sektor perikanan budidaya sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat pesisir yang menggantungkan pendapatan dari sektor kelautan dan perikanan.
Penyerahan bantuan itu merupakan realisasi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Ketua DPRD Sumbar Muhidi yang disalurkan melalui sinergi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Barat.
Muhidi mengatakan, pembudidaya ikan membutuhkan dukungan yang berkelanjutan, terutama dalam menghadapi tingginya biaya produksi. Menurutnya, bantuan pakan dapat membantu mengurangi beban operasional, sedangkan bantuan benih menjadi salah satu modal untuk meningkatkan hasil produksi.
“Kelola bantuan ini dengan baik, transparan dan penuh kekompakan. Mudah-mudahan budidaya ikan kerapu ini menghasilkan panen yang baik dan memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Muhidi.
Ia berharap bantuan tersebut tidak sekadar memenuhi kebutuhan produksi dalam jangka pendek. Lebih dari itu, program tersebut diharapkan mampu menjadi pemicu berkembangnya usaha budidaya ikan serta meningkatkan pendapatan masyarakat di kawasan pesisir Teluk Buo.
Muhidi juga meminta kelompok pembudidaya untuk menjaga kekompakan dan mengelola bantuan secara bertanggung jawab. Pengelolaan yang baik dinilai penting agar bantuan dapat memberikan manfaat secara optimal dan berkelanjutan.
Menurutnya, penguatan sektor perikanan merupakan bagian penting dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir. Karena itu, DPRD Sumbar akan terus mengawal aspirasi masyarakat, termasuk nelayan dan kelompok pembudidaya ikan.
Sinergi antara DPRD Sumbar, pemerintah daerah, DKP, dan masyarakat pembudidaya diharapkan dapat memperkuat pengembangan budidaya ikan kerapu di Teluk Buo.
Selain meningkatkan produktivitas, pengembangan tersebut diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru dan menjadikan potensi kelautan Sumatera Barat sebagai salah satu penggerak kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.