PADANG, (Utamapost)– Pemenuhan fasilitas pendidikan yang layak bagi anak berkebutuhan khusus menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, S.IP. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau kondisi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Padang, menyusul adanya aspirasi dari para guru terkait keterbatasan sarana dan prasarana sekolah (9/10).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas pendidikan yang selama ini menjadi keluhan tenaga pendidik. Informasi yang diterimanya mendorong Evi Yandri turun ke lapangan guna memastikan kebutuhan sekolah sekaligus mengidentifikasi persoalan yang perlu mendapat perhatian.
Menurutnya, ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang proses belajar mengajar, terutama bagi peserta didik berkebutuhan khusus yang membutuhkan dukungan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.
Evi Yandri mengungkapkan, dalam beberapa hari terakhir dirinya menerima berbagai keluhan dari para guru mengenai kondisi fasilitas sekolah. Salah satu persoalan yang disampaikan adalah kebutuhan sarana pembelajaran yang dinilai belum mendapatkan dukungan bantuan melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD.
Berangkat dari aspirasi tersebut, ia memutuskan untuk meninjau langsung SLB Negeri 1 Padang agar memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi di lapangan.
“Saya datang untuk memastikan secara langsung kondisi yang disampaikan para guru. Anak-anak berkebutuhan khusus berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang layak,” ujar Evi Yandri.
Ia menegaskan, pemenuhan fasilitas pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus perlu menjadi perhatian bersama. Lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan didukung sarana yang sesuai diharapkan dapat membantu peserta didik mengikuti pembelajaran secara optimal.
Selain menunjang aktivitas belajar siswa, fasilitas yang memadai juga dibutuhkan untuk mendukung para guru dalam menjalankan tugas mendidik, membimbing, serta mendampingi peserta didik sesuai kebutuhan mereka.
Evi Yandri menyatakan, aspirasi yang disampaikan para guru akan menjadi perhatian serius untuk diperjuangkan. Kebutuhan sarana dan prasarana di SLB Negeri 1 Padang diharapkan dapat memperoleh tindak lanjut melalui upaya dan dukungan sesuai mekanisme yang berlaku.
Peninjauan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong perhatian lebih besar terhadap kondisi fasilitas pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Dengan dukungan berbagai pihak, SLB Negeri 1 Padang diharapkan dapat memiliki lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi para siswanya.
Pemenuhan hak pendidikan yang setara tidak hanya berkaitan dengan kesempatan untuk bersekolah, tetapi juga memastikan setiap anak mendapatkan lingkungan dan fasilitas yang mendukung proses belajar serta perkembangan potensinya. (*)