Dharmasraya

‎Uji Ketangkasan dan Stamina, Calon Paskibraka Kabupaten Dharmasraya Tahun 2026 Unjuk Gigi di Lapangan Polres Dharmasraya

Pulau Punjung (utamapost) – Gemuruh suara derap langkah dan aba-aba tegas memecah kesunyian di Lapangan Mapolres Dharmasraya pada Selasa (14/4/2026) pagi. Sebanyak 104 putra-putri terbaik Kabupaten Dharmasraya menjalani seleksi tahap akhir yang paling menantang, yakni Tes Kesamaptaan dan Peraturan Baris Berbaris (PBB).

‎Tahapan ini merupakan ujian krusial untuk mengukur sejauh mana ketahanan fisik, mental, dan disiplin para calon Paskibraka sebelum terpilih menjadi bagian dari pasukan inti pada upacara HUT RI ke-81 tingkat Kabupaten Dharmasraya.

‎*Menguji Batas Kemampuan Fisik*

‎Di bawah pengawasan ketat instruktur dari Polres Dharmasraya, Kodim 0310/SSD, PPI dan DPPI. para peserta diuji melalui serangkaian tes fisik (Samapta). Mulai dari lari ketahanan selama 12 menit, push-up, sit-up, hingga shuttle run atau lari angka delapan untuk mengukur kelincahan.

‎”Menjadi Paskibraka bukan hanya soal penampilan, tapi soal ketangguhan. Mereka akan berlatih di bawah terik matahari selama berbulan-bulan, jadi stamina mereka harus berada di level tertinggi,” ujar salah satu tim penguji.

‎Presisi dan Disiplin dalam PBB

‎Usai menguras tenaga di tes fisik, peserta langsung diuji dalam kemahiran Peraturan Baris Berbaris (PBB). Dalam tahap ini, bukan hanya kekuatan otot yang dinilai, melainkan konsentrasi, keseragaman langkah, hingga ketegasan dalam memberikan dan mengikuti aba-aba.

‎Setiap gerakan, mulai dari hadap kanan-kiri hingga langkah tegap maju, dipantau secara detail oleh tim penilai. Postur tubuh saat bergerak menjadi poin utama untuk memastikan estetika barisan saat bertugas di lapangan nanti tetap terjaga.

‎Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Dharmasraya Bobby Perdana Riza, S. STP. Msi. didampingi Sekretaris Badan Kesbangpol Kabupaten Dharmasraya Hendri Martariko, S. Kom. MM dan Kabid Kesbang Marlisna, SE. MM, saat meninjau langsung pelaksanaan di Lapangan Polres Dharmasraya, menyampaikan apresiasinya atas semangat para peserta. Beliau kembali menegaskan bahwa Lawan Rasa Sakit, Tembus Batas Dirimu, Paskibraka bukan tempat bagi mereka yang manja. Tes lari, push-up, dan PBB ini adalah simulasi latihan berat yang akan kalian jalani nanti.

‎”Kita bisa lihat sendiri semangat mereka di lapangan. Semuanya berjuang murni dengan keringat sendiri. Kami pastikan yang terpilih nanti adalah mereka yang memiliki kombinasi terbaik antara intelektual, kesehatan, dan ketangkasan fisik,” pungkasnya.

‎*Menuju Tahap Akhir*

‎Hasil dari seleksi Kesamaptaan dan PBB ini akan diakumulasikan dengan nilai Tes CAT dan Kesehatan untuk menentukan siapa saja yang berhak masuk ke tahap Pantukhir (Panitia Penentu Akhir).

‎Masyarakat Dharmasraya pun menaruh harapan besar agar seleksi tahun ini melahirkan formasi Paskibraka yang solid dan membanggakan untuk daerah berjuluk *Ranah Cati Nan Tigo* ini.

‎#PaskibrakaDharmasraya2026

#KesamaptaanPaskibraka

#PBBPaskibraka

‎#SeleksiPaskibraka2026

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top