Uncategorized

Reses, Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Terima Sejumlah Aspirasi Masyarakat di Kunjungi Koto Lalang

PADANG, (Utamapost)- Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, menerima berbagai aspirasi masyarakat saat melaksanakan kegiatan reses di Kelurahan Koto Lalang. Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan beragam kebutuhan mulai dari sektor pertanian, peternakan, UMKM, infrastruktur hingga fasilitas umum (3/2).

Menanggapi usulan bantuan usaha, Evi menegaskan bahwa bantuan dari pemerintah tidak dapat diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan melalui mekanisme dan regulasi yang berlaku. Untuk sektor pertanian dan peternakan, misalnya, bantuan hanya dapat disalurkan melalui kelompok tani.

“Jadi tetap bisa kita penuhi, tapi harus memenuhi syarat regulasinya. Silakan hubungi staf saya untuk tindak lanjut,” ujar Evi sembari memperkenalkan staf pendamping sesuai bidang masing-masing, seperti pertanian, peternakan, UMKM, dan lainnya.

Terkait permintaan bantuan bentor (becak motor) untuk pengangkutan sampah, Evi menyatakan hal tersebut memungkinkan. Namun ia mengingatkan bahwa pengangkutan sampah bukanlah solusi akhir dari persoalan kebersihan. Ia mendorong masyarakat untuk mengaktifkan bank sampah dan kegiatan daur ulang sebagai langkah berkelanjutan dalam pengelolaan sampah.

Sementara itu, untuk usulan pembangunan jalan baru yang disebut telah disepakati warga dengan kesediaan pembebasan lahan, Evi meminta agar seluruh dokumen pendukung dilengkapi. Ia menegaskan, jika proses pembebasan lahan telah tuntas, maka pemerintah provinsi dapat menindaklanjutinya melalui program betonisasi jalan.

Adapun pembangunan kantor lurah, menurutnya, dapat diupayakan melalui skema Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kabupaten/kota dengan berkoordinasi bersama pemerintah kota. Sedangkan pembangunan WC masjid bisa diajukan melalui dana hibah provinsi.

Dalam kesempatan itu, Evi juga menunjukkan kepedulian pribadi dengan memberikan bantuan tunai langsung kepada sejumlah warga. Bantuan tersebut di antaranya Rp1 juta untuk kader posyandu yang mengeluhkan minimnya insentif, Rp2 juta untuk pembelian Alquran, serta Rp1 juta untuk TPA/TPQ. Penyerahan bantuan yang dilakukan langsung oleh stafnya tersebut disambut antusias warga.

“Kami tak menyangka langsung diberi dananya,” ungkap salah seorang kader posyandu dengan gembira.

Kegiatan reses itu turut dihadiri perwakilan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Sumbar, seperti Dinas PSDA, Dinas BMKCTR, Dinas Perkimtan, Dinas Perikanan dan Kelautan, serta Dinas Perkebunan Tanaman Pangan Hortikultura. Hadir pula Camat Lubuk Kilangan dan Lurah Koto Lalang, dengan jumlah masyarakat yang hadir sekitar 100 orang.

Menutup kegiatan, Evi menegaskan bahwa setiap aspirasi yang membutuhkan kelengkapan administrasi dan regulasi agar segera dipenuhi melalui staf yang telah diperkenalkan. Sementara usulan di luar kewenangan provinsi, katanya, akan dikoordinasikan dengan pemerintah kota.

“Insyallah tidak ada harapan palsu. Semua akan kami tindak lanjuti sesuai kewenangan pemerintah provinsi,” tegasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top