Daerah

Rembuk Olahraga, Satukan Gagasan Stakeholder Terkait

“Induk-induk olahraga harus turun apalagi naungan kita KONI dengan adanya undang-undang olahraga yang baru saat ini, KONI tidak lagi menjadi rumah besar dari cabor, ia harus turun mengecek dan mengevaluasi dilapangan,” sambungnya.

Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo menggelar Rembuk Olahraga dengan mengangkat tema "Bersama Kita Tingkatkan Budaya Berolahraga" yang dilaksanakan di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Kamis (8/12/2022).

GORONTALO, (Utamapost) – Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo menggelar Rembuk Olahraga dengan mengangkat tema “Bersama Kita Tingkatkan Budaya Berolahraga” yang dilaksanakan di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Kamis (8/12/2022).

Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer dalam sambutannya menyampaikan pelaksanaan rembuk dengan melibatkan berbagai komponen dan stakeholder terkait.

“Ini dalam rangka mengevaluasi program-program yang sudah dilakukan oleh cabor (cabang olahraga) dan merumuskan kebijakan yang akan kita implementasikan kedepan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, terkait hal itu yang lebih penting adalah sinergitas dan kolaborasi antara KONI, cabor, dan pemerintah yang harus bekerjasama tidak hanya menyerahkan sepenuhnya kepada atlet dan pelatih.

“Induk-induk olahraga harus turun apalagi naungan kita KONI dengan adanya undang-undang olahraga yang baru saat ini, KONI tidak lagi menjadi rumah besar dari cabor, ia harus turun mengecek dan mengevaluasi dilapangan,” sambungnya.

Hamka berharap rembuk tersebut dapat melahirkan rekomendasi dan ide-ide brilian yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan arah kebijakan pemerintah dalam hal pembinaan olahraga di provinsi gorontalo.

“Dengan senantiasa berpegang pada aturan yang berlaku terutama pada UU Nomor 11 Tahun 2022 tentang keolahragaan dan Perpres nomor 86 tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) pungkasnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dikbudpora provinsi gorontalo Fitri Ahmad menyampaikan, pelaksanaan rembuk olahraga telah melahirkan rekomendasi untuk pembentukan Tim Koordinasi DBOD (Desain Besar Olahraga Daerah) di seluruh kabupaten dan kota.

“Tim ini akan melakukan kerjasama dengan stakeholder yang ada di kabupaten kota dan akan merumuskan olahraga apa yang akan dikembangkan di daerah,” Pungkasnya (Utamapost/Rlis).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top