Bone Bolango

Perayaan Natal Komunitas Oikumene, Merlan Ingatkan  Harus Tetap Menjaga Kebersihan Dan Keamanan

“Kami mengedukasi mereka bagaimana bisa mengumpulkan sampah plastik saat mandi agar tidak terganggu dengan sampah,”jelas Hedi.

Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan S. Uloli mendamping Bupati Bone Bolango, Hamim Pou menghadiri acara Ibadah menyambut Hari Natal sekaligus Tahun Baru Umat Kristiani Se- Kabupaten Bone Bolango. yang diselenggarakan oleh Komunitas Oikumene di Layigo Nateya, Jumat (9/12/2022).

BONE BOLANGO, (Utamapost) – Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan S. Uloli mendamping Bupati Bone Bolango, Hamim Pou menghadiri acara Ibadah menyambut Hari Natal sekaligus Tahun Baru Umat Kristiani Se- Kabupaten Bone Bolango. yang diselenggarakan oleh Komunitas Oikumene di Layigo Nateya, Jumat (9/12/2022).

Merlan mengungkapkan sejak dirinya pindah ke Bone Bolango dengan menjabat Wakil Bupati baru kali ini ia menghadiri perayaan natal dan langsung teringat akan Kota Jayapura.

Mantan Kadis Dukcapil Kota Jayapura itu bercerita perayaan natal disana saat memasuki tanggal 1 Desember gerbang natal sudah mulai dibuka hingga tahun baru.

“Sukacita, euforia, dekorasi, aksesoris, lagu-lagu natal sudah menggema dimana-mana,”ungkap Merlan menjelang Hari Raya Natal.

Orang nomor dua di Bone Bolango itu merasa senang bisa menyaksikan kebahagiaan saudara umat nasrani yang akan merayakan natal nanti.

“Alhamdulillah kami pemerintah daerah bisa bersama berada di sini yang kebetulan juga ada ASN dan anak remaja kita disini,”Kata Merlan.

Merlan menuturkan keistimewaan perayaan natal oleh Komunitas Oikumene adalah suasana yang dibangun dan dibentuk terkesan menyatu dengan alam dengan alunan lagu natal sehingga para tamu yang hadir terbawa suasana dan perasaan.

“Kami mengucapkan selamat natal dan tahun baru buat umat nasrani yang akan merayakannya semoga sampai nanti pada tahun baru, tetapi kita menjaga keamanan dan ketertiban yang kondusif di daerah ini sehingga kita bisa dalam keadaan tenang, damai, dan aman,”Tutupnya.

Sementara itu Ketua Komunitas Oikumene Bone Bolango, Hedi Papendang, menjelaskan sampah plastik tersebut dikumpulkan oleh anak-anak yang berada disekitar lokasi tersebut dan sering mandi di aliran sungai kecil.

“Kami mengedukasi mereka bagaimana bisa mengumpulkan sampah plastik saat mandi agar tidak terganggu dengan sampah,”jelas Hedi.

Komunitas yang didirikan sejak tahun 2007 itu ungkap Hedi membutuhkan 500 sampah plastik untuk membuat pohon natal setinggi 1,5 meter tersebut.

Melalui kegiatan kita saya berharap kita bisa berdamai dengan semuanya, baik sesama manusia maupun dengan alam. Kita juga harus jadi contoh dalam menjaga kerukunan dimanapun kita berada.

Kita disini kan punya banyak bambu kuning dan itu bisa kita bisa saling berbagi dengan umat atau masyarakat lainnya, Nanti itu bisa jadi cerita untuk kita semua,” Pungkas Aipda Hedi..(Utamapost/Rlis).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top