Uncategorized

Melalui Upacara Bendera, Kemenkumham Gorontalo Tingkatkan Disiplin

“Ia juga menyampaikan bahwa salah satu nilai penting pelaksanaan upacara bendera ini adalah menumbuhkan rasa nasionalisme dan meningkatkan disiplin ASN di jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Gorontalo.

Selasa (17/01/2023), Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Gorontalo melaksanakan Upacara Bendera.

GORONTALO, (Utamapost) – Selasa (17/01/2023), Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Gorontalo melaksanakan Upacara Bendera.

Kegiatan Upacara Bendera ini dalam rangka hari kesadaran disiplin Nasional yang secara rutin di laksanakan pada tanggal 17 setiap bulan.

Hal ini sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 1981 tentang Penyelenggaraan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih yang mulai berlaku sejak tanggal 1 Desember 1981.

Upacara Bendera ini diikuti oleh Pimti Pratama, Pejabat Adminitrator, Pengawas dan Pegawai di Lingkungan Kanwil Kemenkumham Gorontalo, dimulai pada pukul 07.30 WITA dan dengan pembina upacara Kakanwil Kemenkumham Gorontalo, Heni Susila Wardoyo.

Kanwil Heni Susila Wardoyo, mengatakan bahwa Upacara Bendera ini merupakan perwujudan rasa cinta tanah air, disiplin serta sejalan dengan semangat perubahan dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani.

“Ia juga menyampaikan bahwa salah satu nilai penting pelaksanaan upacara bendera ini adalah menumbuhkan rasa nasionalisme dan meningkatkan disiplin ASN di jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Gorontalo.

Nasionalisme merupakan jiwa bangsa Indonesia yang harus melekat selama negara Indonesia masih berdiri. Oleh karena itu, upacara bendera menjadi salah satu kegiatan penting untuk membentuk karakter bangsa.

Kakanwil juga menambahkan bahwa hari kesadaran disiplin nasional tidak terlepas dari kedisiplinan. Momen ini mempunyai makna yang sangat penting karena merupakan salah satu wujud nyata pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan kepada kita semua sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

“Jaga kehormatan dan nama baik Kementerian Hukum dan HAM. Setiap perilaku dan perbuatan mengandung konsekuensi” ujar Heni.

“Tetaplah bekerja dengan ikhlas serta penuh tanggung jawab, kedepankan norma dan etika,” tutup Heni.(Utamapost/PAN).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top