Solok, (Utamapost) – Akibat kemarau melanda Kota Solok beberapa bulan belakangan ini mengakibatkan beberapa titik lahan kosong yang hanya ditumbuhi semak belukar mudah terbakar. ssalah satunya lahan kosong yang berada tepat dibelakang Sekretariat DPRD Kota Solok yang mengalami kebakaran dan hampir menghanguskan sebuah mushalla pada rabu sore (16/07/2025).
Melalui koordinasi yang cepat api dapat dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran Kota Solok, Disela-sela pemadaman kebakaran tersebut Anggota DPRD Kota Solok, Deni Nofri Pudung yang turun langsung ke lokasi kebakaran menghimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan lagi kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang sudah melanda Kota Solok selama empat bulan belakangan ini.
Ia mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk tidak sembarangan membakar lahan di musim kemarau ini dan kami menghimbau kepada masyarakat serta seluruh unsur termasuk RT,RW maupun tokoh masyarakat untuk memberikan edukasi kepada warga akan dampak buruk dari kebakaran lahan yang bisa menggangu Kesehatan,lingkungan dan perekonomian.
Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang dapat merugikan masyarakat maka kami tekankan akan pentingnya kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat pemadam kebakaran dengan gerak cepat dalam menangani kebakaran yang melanda sejumlah titik rawan kebakaran di Kota Solok. Kami mendukung penuh upaya yang dilakukan pemadam kebakaran untuk mengatasi kebakaran yang hampir tiap hari terjadi di Kota Solok.
Sementara itu Deni Nofri Pudung juga mengingatkan kepada petugas pemadam kebakaran Kota Solok yang melaksanakan tugas dilapangan agar memperhatikan Standar Operasional Prosedur (SOP) pemadaman kebakaran dan selalu ikuti serangkaian petunjuk dan langkah-langkah dalam menjalankan tugas mulai dari pemadaman,penyelamatan, kesiagaan hingga pemulihan pasca kebakaran.
Kami mengingatkan kepada petugas pemadam yang bekerja dilapangan agar selalu memperhatikan keselamatan diri dengan menggunakan alat pelindung diri, dan kepada masyarakat agar tidak lengah dengan berbagai kemungkinan yang bisa menjadi pemicu kebakaran.
“Mengingat cuaca panas ekstrem masih berpotensi terjadi dan tidak bis akita prediksi kapan berakhirnya. Maka untuk itu melalui peningkatan kewaspadaan dan kerja sama berbagai pihak menjadi kunci agar Kota Solok yang kita cintai ini terhindar dari berbagai ancaman bencana,” pesannya. (Milfiana.CP)