Solok, (Utamapost) – Pada hari ketiga kunjungan Tim XXII Safari Ramadhan Kota Solok yang dipimpin oleh Kepala BKPSDM, Bitel, SH, pada Senen (23/02/2026) mengunjungi mesjid At Taubah Kelurahan VI Suku Kota Solok.
Dalam kunjungan tersebut, Kepala BKPSDM Bitel, SH turut didampingi oleh Kepala Dinas PMPTSP Dr. Hj. Elvy Basri, SE, MM, Sekretaris Dinas Kesehatan dr. Refniliza Nawawi, MM, Ketua FKWiya Kota Solok Hj. Nurza Waneri, serta Tim Peliput Milfiana Chandra Putri dan Riko Subrata.
Kepala BKPSDM Bitel, SH dalam sambutannya mengatakan bahwa, “Safari Ramadhan merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Solok untuk menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan seluruh masyarakat dan sebagai sarana menjemput aspirasi.”
Dengan safari Ramadhan, tidak ada batasan antara masyarakat dan Pemerintah Daerah yang diamanahi menjalankan amanah. Perlu adanya kolaborasi dan komunikasi yang intens dengan masyarakat dalam menggerakkan pembangunan.
Bitel, SH juga memaparkan tentang capaian Pemerintah Kota Solok selama kepemimpinan Wali Kota Dr. H. Ramadhani Kirana dan Wakil Wali kota Solok H. Suryadi Nurdal, SH, dalam membangun tatakelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berintegritas, sebagai fondasi utama mewujudkan Solok Kota Madani.
Di bidang kesehatan, komitmen menghadirkan layanan yang merata dan berkelanjutan diwujudkan melalui perluasan Universal Health Coverage. Hingga Desember 2025, sebanyak 16.916 jiwa dibiayai oleh Pemerintah Kota Solok, dengan cakupan UHC mencapai 98,7 persen dan tingkat keaktifan kepesertaan sebesar 91,72 persen.
Atas capaian tersebut, Pemerintah Kota Solok menerima Penghargaan UHC Award kategori Madya sebagai bentuk pengakuan atas komitmen menghadirkan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Perlindungan sosial juga diperkuat melalui program BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, untuk 2.260 pekerja rentan (buruh bangunan, tukang ojek, pekerja informal) yang mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.
Di sektor pelayanan dasar, Pemerintah Kota Solok juga menyediakan program pembayaran rekening air Air PDAM gratis untuk seluruh masjid dan mushalla melalui kebijakan subsidi dari laba Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Kebijakan ini tidak membebani pelanggan lain karena dibiayai dari dividen PDAM kepada pemerintah kota. Tahun ini, Pemko Solok juga mendapat bantuan sekitar Rp65 miliar dari Kementerian PUPR untuk perbaikan jaringan pipa air minum guna mengantisipasi gangguan distribusi akibat banjir.
Pada kesempatan yang sama, pengurus masjid juga menyampaikan aspirasi terkait kondisi infrastruktur lingkungan. Ia menjelaskan sekitar 100 meter jalan dari portal masuk perumahan masih dalam kondisi kurang baik secara fisik dan membutuhkan perhatian pemerintah. Kami berharap adanya bantuan dari Pemko Solok untuk perbaikan jalan tersebut demi kenyamanan dan keselamatan warga,” ungkapnya. (Milfiana.CP)