Uncategorized

Ikuti Arahan Penguatan Dirkamtib Dan Sesditjen Kemenkumham RI. LPKA Gorontalo Waspada Pelanggaran Kamtib

“Selain itu, baca, pahami dan laksanakan dengan baik semua aturan – aturan yang terdapat pada Permenkumham Ni.33 Tahun 2015 dan tetap mengacu kepada 3M+1 sebagai kunci Pemasyarakatan Maju,”Ucap Dirkamtib Abdul.

LPKA Gorontalo mengikuti Arahan sekaligus Penguatan Direktur Keamanan dan Ketertiban serta Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Ham RI. Senin (12/12/2022).

GORONTALO, (Utamapost) – LPKA Gorontalo mengikuti Arahan sekaligus Penguatan Direktur Keamanan dan Ketertiban serta Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Ham RI. Senin (12/12/2022).

Kegiatan Arahan sekaligus Penguatan ini dalam rangka Waspada Pelanggaran Kamtib bertempat di ruang Teleconference ini di ikuti Kepala LPKA, Irfan Ibrahim Sofan serta Para Struktural lainnya secara Virtual diselenggarakan oleh Dirkamtib.

Abdul Aris menyampaikan bahwa jangan menganggap enteng anak binaan dan kita harus lakukan komunikasi dengan keluarga anak binaan. Dan kita harus lakukan pendekatan terhadap anak binaan.

Focus terhadap anak binaan, dan jangan campurkan mereka dengan narapidana dewasa, serta melakukan pengecekan sarana prasarana di dalam lapas/LPKA/Rutan.

“Selain itu, baca, pahami dan laksanakan dengan baik semua aturan – aturan yang terdapat pada Permenkumham Ni.33 Tahun 2015 dan tetap mengacu kepada 3M+1 sebagai kunci Pemasyarakatan Maju,”Ucap Dirkamtib Abdul.

Sementara itu, Sesditjen, Heni Yuwono mengatakan bahwa ” kita harus pahami SOP dan Protap yang ada di LPKA, karena berbeda dari Lapas Dewasa dan kita harus mengacu pada UU Perlindungan Anak, atau kita harus penuhi kebutuhan anak agar tetap semangat mengikuti kegiatan pembinaan.

Kemudian Kepala LPKA juga harus mampu membuat rencana kerja terkait bagaimana membina anak binaan dengan baik agar tidak melakukan penyimpangan. Dan harus penuhi Sarana dan Prasarana untuk menunjang kegiatan mereka,”Kata Heni.

Kepala LPKA harus mempunyai insting yang kuat dan bagus untuk membaca situasi, mengkaji dan mengevaluasi apa saja penyebab terjadinya pelanggaran keamanan dan ketertiban di dalam Lapas/LPKA/Rutan”.

Dan kita juga harus sampaikan kepada Kejaksaan bahwa di dalam LPKA tidak menerima tahanan selain tahanan anak. Jangan menerima tahanan dewasa meskipun masa tahanannya singkat.

Jadi saya tegaskan kepada seluruh jajaran untuk tidak menempatkan tahanan dewasa dalam Lapas anak. Dan jika terdapat tahanan dewasa dalam LPKA, agar segera dipindahkan,”Ujarnya.

“Saya juga mengajak kepada seluruh Ka.LPKA, Kasi agar bekerja dengan sungguh-sungguh menciptakan kegiatan-kegiatan pembinaan yang bagus supaya tidak ada lagi pelanggaran-pelanggaran kamtib yang dilakukan oleh anak.

LPKA Kelas II Kanwil Kemenkumham Gorontalo
Heni Susila Wardoyo. (Utamapost/PAN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top