Headline

Idah Syahidah Hadiri Strategi Pengelolaan Keuangan Haji dan Sosialisasi BPIH 1443 Hijiriah

Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Golkar, Idah Syahidah Rusli Habibie mengatakan bahwa ini salah satu pengawasan dan ini juga rangkaian kegiatan sosialisasi BPKH tentang pemanfaatan dana haji yang selama ini menjadi pertanyaan oleh Jamaah Haji.

Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) bersama Anggota Komisi VIII DPR RI, Idah Syahidah Rusli Habibie, melaksanakan Sosialisasi yang bertajuk "Strategi Pengelolaan Keuangan Haji dan Sosialisasi BPIH 1443 H," di laksanakan di Hotel Citimall. Rabu (30/11/2022).

GORONTALO,(Utamapost) – Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) bersama Anggota Komisi VIII DPR RI, Idah Syahidah Rusli Habibie, melaksanakan Sosialisasi yang bertajuk “Strategi Pengelolaan Keuangan Haji dan Sosialisasi BPIH 1443 H,” di laksanakan di Hotel Citimall. Rabu (30/11/2022).

Kegiatan BPKH turut di hadiri oleh Narasumber Deputi Bidang Penghimpunan dan Penempatan, Investasi Langsung dan lainnya Dalam Negeri BPKH Sulistyo Budi.

Sosialisasi ini dalam rangka Pengelolaan Keuangan Haji dan Sosialisasi BPIH 1443 Hijiriah ini bertujuan untuk memberikan literasi bagi masyarakat terkait pengelolaan keuangan haji.

Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Golkar, Idah Syahidah Rusli Habibie mengatakan bahwa ini salah satu pengawasan dan ini juga rangkaian kegiatan sosialisasi BPKH tentang pemanfaatan dana haji yang selama ini menjadi pertanyaan oleh Jamaah Haji.

Mengenai pertanyaan jamaah haji tadi sudah di jelaskan bahwa dana haji itu aman tersimpan, kemudian memiliki nilai manfaat yang di khususkan untuk di manfaatkan kebutuhannya oleh umat Islam yang ada di Indonesia.

Selanjutnya manfaat yang dimaksud seperti bantuan untuk Masjid, sekolah – sekolah, Program – program tentang keagamaan dan lain – lain.

” Saya juga menyampaikan bahwa Uang nilai manfaat nantinya ini juga akan bisa di gunakan untuk menambah tabungan biaya haji oleh para Jamaah haji,” Ujar Idah.

Jadi dengan adanya Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) ini memang sangat dibutuhkan karena mereka itu juga pengurusnya baru dan mereka ini di Pilih dan di nilai oleh Komisi VIII, dari pemilihan ini telah terpilih ada 5 anggota yang di tentukan oleh Komisi VIII DPR RI

Setelah itu mereka di arakan bisa kerja sama dengan Komisi VIII dan tentunya bisa memberikan yang terbaik untuk pelaksanaan Jamaah Haji yang akan datang,”

“Menurut Idah bahwa tahun 2022 ini memang sudah bagus, akan tetapi masih ada kekurangan – kekurangan, Sehingga itu bisa menjadi masukan dari Komisi VIII untuk BPKH itu sendiri.” Pungkas Politisi Golkar.(Utamapost/PAN).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top