Headline

Feri Kasubsi Giatja Lakukan Pemetaan SAE Di Lapas Pohuwato.. Perlu Sinergitas Lintas Instansi Dan Strategis Promosi

Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja, Fery Utiarahman, meninjau seluruh Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang selama ini dimanfaatkan oleh Warga Binaan. Senin, (21/11/2022).

BUMI PANUA,(Utamapost) – Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja, Fery Utiarahman, meninjau seluruh Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang selama ini dimanfaatkan oleh Warga Binaan. Senin, (21/11/2022).

Kegiatan Peninjauan ini Sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab dalam penyelenggaraan pembinaan kemandirian kepada warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pohuwato.

“Saya melihat dari dekat, Lapas Industri Pohuwato ini sangat potensial untuk memberdayakan warga binaan. Keberadaan prasarana penunjang Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) masih sangat mumpuni untuk meningkatkan produktifitas hasil kerja.” ungkap Fery yang belum sehari ditugaskan di Lapas Pohuwato.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan, Industri manufaktur dengan pemanfaatan sabut kelapa menjadi produk cocofeat dan cocofiber masih sangat seksi untuk dikembangkan, begitupun usaha handycraft dari warga binaan, yang menghasilkan cinderamata sangat memiliki daya saing untuk menembus pasar domestik maupun ekspor.

Terlihat pula sektor agribisnis dengan ketersediaan lahan yang cukup luas untuk dimanfaatkan tanaman menghasilkan, tinggal strategi promosi dan membangun networking yang perlu dipertajam lagi.

“Alhamdulilah saya sudah lakukan survey langsung dan melakukan identifikasi serta pemetaan lapangan, sehingga dalam waktu dekat saya akan presentasikan kepada pimpinan, untuk action program prioritas dan sekaligus menetapkan target capaian kinerja

Baik itu target dalam pencapaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) maupun target dalam peningkatan skill dan keterampilan warga binaan, sehingga ketika bebas kelak mereka memiliki softskill yang dapat dimanfaatkan dimasyarakat” Tegas Feri.

Berdasarkan arahan bapak Kalapas, diharapkan agar kegiatan pembinaan di luar tembok (extramural treatment) melalui implementasi keterampilan dalam kegiatan produktif sekaligus mengedukasi masyarakat terhadap kegiatan pembinaan kemandirian yang dilakukan Lembaga Pemasyarakatan dapat benar-benar membawa efek positif terhadap tujuan pemasyarakatan.

Terakhir Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pohuwato (KaLapas), berharap keberadaan SAE ini dapat dijadikan destinasi wisata bagi masyarakat sekitar.(Utamapost/PAN).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top