Headline

Diskusi dan Bincang Buku ALDERA, Kata Eduart Bisa Menambah pengetahuan kepada mahasiswa UNG

Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Eduart Wolok, mengatakan melalui kegiatan diskusi dan Bincang Buku AlDERA Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993 – 1999 ini bisa memanfaatkan moment ini. Kamis (24/11/2022).

GORONTALO,(Utamapost) – Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Eduart Wolok, mengatakan melalui kegiatan diskusi dan Bincang Buku AlDERA Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993 – 1999 ini bisa memanfaatkan moment ini. Kamis (24/11/2022).

Dan dimana tanpa gerakan pemuda mahasiswa maka kita tidak dapat bisa hadir di posisi saat ini. Jadi berkat hadirnya Dr. Pius di tempat ini akan bisa membangkitkan semangat mahasiswa demi kemajuan UNG mendatang,”Ungkapnya.

Lanjut Eduart, kehadiran sang penulis sekaligus toko pergerakan itu memberikan kita gambaran tentang seperti apa kondisi pergerakan mahasiswa pada tahun 1998.

Sehingga dapat membekali mahasiswa UNG kedepan dalam hal untuk menyuarakan, dan berjuang untuk membela kepentingan rakyat harus seperti apa.

Untuk itu, saya mengharapkan Insya allah melalui kegiatan ini bisa mendapatkan manfaat bagi seluruh yang hadir, khususnya mahasiswa UNG.

Menurut saya kegiatan Diskusi dan Bincang Buku ini menambah khasanah pengetahuan kepada mahasiswa UNG, tentang bagaimana dunia pergerakan.

Agar supaya memang mahasiswa itu bisa melalui pergerakannya, sesuai dengan yang diharapkan dan diinginkan,” harap Eduart Wolok.

Sementara itu, Pius Lustrilanang, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan bedah buku Aldera yang dilaksanakan oleh UNG. Saya juga berterima kasih seluruh pihak yang bisa hadir di tempat ini.

Ia juga mengatakan bahwa pada orde baru tidak mudah menjadi aktivis, karena untuk menjadi aktivis saudara harus banyak baca, bukan hanya banyak pergerakan.

Saya juga berharap diantar kita terus membaca buku karena membaca buku saudara bisa dapat menjadi seorang aktivis, karena saya sangat bangga menjadi seorang aktivis.

Kemudian dalam kejadian itu, saya merasa beruntung masih bisa memberi kesaksian di depan anda. Saya diculik disekap selama dua bulan, dan dilepaskan. Korban – korban lain yang disekap bersama saya, hilang tanpa terlacak jejaknya.(Utamapost/PAN).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top