Kabupaten Solok

Atasi Pemulihan Pasca Bencana Banjir dan Longsor, Wabup Candra Minta Kolaborasi Bersama

Solok, (Utamapost) – Guna memastikan langkah pemulihan pasca banjir dapat berjalan cepat, tepat dan terkoordinasi, Wakil Bupati Solok, H. Candra, SHI melakukan koordinasi cepat bersama Forkopimda, TNI Polri, BPBD serta OPD terkait.

Dihadapan rekan-rekan wartawan yang bermitra dengan Pemerintah Kab. Solok, Wakil Bupati Candra, pada Sabtu (29/11/2025), bertempat di Gedung MPP Pelayanan Terpadu Satu Pintu, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam percepatan penanganan dampak bencana serta pemulihan kondisi masyarakat terdampak.

Evaluasi menyeluruh dilakukan terhadap penanganan darurat, distribusi bantuan, serta rencana langkah rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah yang terdampak terutama di 6 titik daerah yang terisolasi yakni Nagari Koto Hilalang jorong Muaro Busuk, Selayo jorong Sawah Sudut, Muaro Pingai seluruh Jorong, Paninggahan tiga jorong, Koto Sani jorong Ujung Ladang.

Berdasarkan data terbaru, dampak bencana Kabupaten Solok meliputi, 1.195 KK / 5.420 jiwa terdampak, 150 KK / 930 jiwa mengungsi, 62 unit rumah rusak berat, 229 unit rusak sedang, 412 unit rusak ringan, 184 unit rumah terendam, 7 fasilitas pendidikan rusak, 1 fasilitas perkantoran rusak, 3 kios rusak, 6 jaringan irigasi rusak, 14 fasilitas ibadah terdampak, 11 jembatan rusak, 161 hektare sawah rusak. Kerusakan tersebut masih kemungkinan bertambah seiring proses pendataan lanjutan di lapangan.

Pemerintah Daerah Kabupaten Solok berkomitmen terus berada di garis depan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat terdampak, terutama bagi warga yang masih membutuhkan dukungan akibat bencana banjir yang terjadi. Pemkab. Solok akan Intens membantu masyarakat terisolasi dan memastikan tercukupi kebutuhan sembako, dapur MBG diminta membantu masyarakat terdampak.

Untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi, Pemerintah Kabupaten Solok bersama TNI/Polri, OPD terkait, relawan, dan warga bergerak cepat menyalurkan bantuan makanan dan sembako. Khusus untuk dua nagari yang terisolasi di tepi Danau Singkarak, Muaro Pingai dan Paninggahan bantuan disalurkan menggunakan speed boat milik TNI dan perahu masyarakat.

Wabup menekankan, “Tidak boleh ada satu pun warga yang kelaparan. Logistik harus sampai meskipun akses darat terputus, sebagai upaya memenuhi kebutuhan makan ribuan warga terdampak, Pemkab Solok menggandeng Dapur SPPG yang telah menyiapkan lebih dari 15 ribu porsi makanan,”

“Sementara itu, Dinas Sosial mendirikan Posko Dapur Umum dan Logistik di halaman Islamic Center Koto Baru yang setiap hari mendistribusikan ribuan porsi makanan, terutama untuk kebutuhan makan siang ke berbagai posko nagari. Yang distribusikan secara terkoordinasi dengan petugas lapangan dan relawan agar bantuan tepat sasaran,” ungkap Wabup. (Milfiana.CP)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top