Kebumen – Di bawah langit Desa Somagede, prajurit Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0709/Kebumen menata kepingan demi kepingan kekuatan bagi jalan desa. Pemasangan plat duiker jembatan pada ruas rabat beton menjadi denyut penting yang menjaga aliran air tetap mengalir tanpa memutus langkah warga yang melintas.
Di lokasi, Serka Slamet dan Sertu Teguh berdiri sigap, mengarahkan proses pemasangan dengan ketelitian seorang perajin. Plat baja diturunkan perlahan, disesuaikan dengan dudukan yang telah dipersiapkan. Setiap sudut diperiksa, setiap celah dirapatkan. Mereka tak sekadar memasang konstruksi, tetapi sedang memastikan jalan itu kelak mampu memikul beban harapan masyarakat.
Setelah terpasang kokoh, sentuhan akhir pun diberikan. Dengan kuas dan cat di tangan, anggota Satgas bersama warga mengecat plat duiker jembatan dengan warna hijau—warna yang melambangkan kesegaran, pertumbuhan, dan kehidupan. Semburat hijau itu bukan hanya memperindah tampilan, tetapi juga menjadi lapisan pelindung dari karat dan cuaca, agar jembatan kecil ini tahan menghadapi musim demi musim.
Gotong royong terasa hangat di antara aroma cat dan semen yang mengering. Tawa kecil warga berpadu dengan semangat prajurit yang tak surut oleh lelah. Plat duiker yang kini berdiri kokoh dan berwarna hijau itu menjadi simbol bahwa pembangunan bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan kerja hati yang menyatukan.
Komandan Kodim 0709/Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono, S.H., M.I.P., menegaskan setiap sasaran fisik TMMD harus memberi manfaat nyata dan berkelanjutan. “Kami pastikan seluruh pekerjaan dikerjakan dengan kualitas terbaik agar akses warga semakin lancar, aman, dan nyaman,” ujarnya.
Melalui TMMD Reguler ke-127, Tentara Nasional Indonesia terus meneguhkan komitmennya membangun dari desa, memperkuat konektivitas, serta merawat kemanunggalan bersama rakyat di Kebumen. Jejak hijau pada plat duiker itu kini menjadi penanda: di sini, bakti dan harapan tumbuh berdampingan.
(Taufik Pen)